Rabu, 21 Maret 2012

advice of 'moving on' is a joke or a bully?


Move on. Kata yang sangat familiar nih ya akhir-akhir ini. Anyone knows about this recently. Istilah ini seakan-akan semakin hot aja, terutama bagi mereka soc-med holic. Udah kayak makanan sehari-hari, karena pasti di timeline kalian nggak mungkin ada tulisan tentang istilah ini setiap harinya.
Well, di sini aku mau sedikit jabarin tentang opiniku sama trend ‘move on’ ini. Kalo diartikan ke bahasa Indonesia, istilah ini artinya lanjut terus. Nah arti kata ‘lanjut terus’ ini akhir-akhir ini sering ditujukan kepada mereka yang kisah cintanya masih berjalan di tempat, alias masih stuck sama satu orang yang sama sejak sekian lama. Padahal orang yang dikasih cinta nggak ngerti deh masih punya perasaan yang sama apa nggak. What a pity! They always think like that.
Yah, orang-orang yang cintanya masih stuck alias mentok sama satu orang yang sama itulah yang akhir-akhir ini sering disebut sebagai kaum #gagalmoveon.  Mereka akhir-akhir ini seakan-akan jadi kaum tertindas kalo dilihat-lihat. Hampir tiap hari ya, sindiran demi sindiran, kritik demi kritik, tulisan demi tulisan, sangat sering ditujukan kepada mereka yang (maaf) gagal move on ini.
Ciri2 mereka yang gagal move on a dalah mereka yang mau nggak mau harus single agak lama karena :
1. setia sama mantannya yang (maaf) udah meninggal
2. masih kepengan menjaga hati
3. masih sayang sama orang di masa lalunya
4. kepengen hati-hati untuk nyari pasangan karena abis disakitin
Padahal kalo dipikir-pikir nih ya, kaum seperti mereka sebenernya udah ada dari jaman dulu banget. Tapi sekarang-sekarang aja karena istilah move on masih nge-trend ngegantiin trend mbak gahoel dengan 3B-nya, mereka yang aku sebutin di atas tadi menjadi semacam sasaran empuk nomer 2 untuk (maaf) dihujat habis-habisan di social media setelah para jomblo atau fakir asmara kalo raditya dika bilang.
 Tapi dulu orang-orang di sekitar mereka cenderung lebih memberi support seperti,"yang sabar ya... kalo emang jodoh nggak bakalan kemana kok :) kalo emang nggak jodoh, kamu pasti dapet yang lebih baik."
Nah kalo sekarang nih, mereka lebih cenderung mem-bully seperti,"he/ she isn't the one woy! move on dong." atau semacam ini,"belom move on ye? Kalah dong sama aurel?"
Ciyan ih... ya iya sih niatnya just kidding, just for laugh. but sometimes, it's so 'jleb' for them I think. Ya gampangnya gini deh. Mereka yang ada di posisi (maaf) gagal move on pun sebenernya juga nggak mau lho nasibnya kayak gitu. Untuk bisa bertahan menjadi happy single aja buat mereka kadang udah berat, masih ditambah dengan fenomena sosial kayak gitu. Tanpa kalian bilang kayak gitu juga mereka pasti kepengen kok kisah cintanya nggak stuck di satu orang tapi nggak bisa memiliki untuk sekian lama.
 yaa... just for awareness aja sih. Namanya waktu nih ya... bisa mengubah apa pun, kalo suatu saat kalian yang berada di posisi mereka yang (maaf) gagal move on ini, udah siap belom untuk ngadepin 'fenomena sosial' semacam ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sample Gadget 2

Pengikut