Minggu, 03 Maret 2013

Resensi Novel "Refrain" by Winna Efendi

Judul buku: Refrain
Penulis: Winna Efendi
Penerbit: Gagas Media

Kalau salah satu dari kalian merupakan penggemar dari penyanyi solo Afgansyah Reza maka judul novel ini mungkin tidak asing bagi kalian. Ya, novel yang ditulis oleh Winna Efendi ini memang akan segera tayang di layar lebar dengan pemain utama yang diperankan oleh Afgansyah Reza atau sering disapa Afgan dan Maudy Ayunda yang akhir-akhir ini namanya sedang naik daun seiring dengan suksesnya film "Perahu Kertas" di tahun 2012.

Bagi sebagian orang termasuk saya mungkin sebelumnya merasa sedikit asing dengan judul novel "Refrain" dan nama penulisnya "Winna Efendi". Entah karena saya yang mungkin kurang up to date dalam dunia sastra Indonesia atau mungkin karena memang semakin menjamurnya penulis fiksi ringan akhir-akhir ini mengingat bahwa fenomena saat ini untuk menerbitkan novel tidak lagi sesulit jaman WS Rendra dulu. Namun, hal itu bukan berarti kualitas dari fiksi itu sendiri mengalami penurunan. Contohnya buku ini.

Di sini, saya akan sedikit mengulas tentang ulasan cerita Refrain itu sendiri. Novel ini menceritakan kisah persahabatan antara Niki dan Nata yang sudah terjalin sejak kecil. Nata merupakan seorang lelaki remaja yang dikenal dingin, cuek, cerdas, dan sangat berbakat di dunia musik sudah bersahabat dengan Niki seorang gadis manja, supel, dan disenangi banyak orang sejak mereka masih kanak-kanak karena rumah mereka bertetangga. Saat mereka mulai duduk di bangku SMA, persahabatan yang awalnya hanya berdua kini ditambah oleh seorang Annalise, murid baru pindahan dari New York, anak dari seorang model ternama Vidia Rossa yang sangat menggemari dunia fotografi. Persahabatan mereka tidak terlalu menemui hambatan yang berarti hanya saja semua berubah ketika perasaan mereka satu per satu juga mulai berubah karena cinta.

Nata yang perlahan tapi pasti mengagumi kecantikan Niki mulai merasakan perasaan sayang yang tumbuh dengan sendirinya. Hanya saja, Niki sudah terlanjur jatuh hati kepada kapten basket SMA seberang yang bernama Oliver. Niki menganggap bahwa Oliver is prince charming yang ia idam-idamkan selama ini. Padahal Niki belum sepenuhnya mengenal Oliver yang ternyata tidak sepenuhnya mencintai Niki sebesar cinta Nata padanya. Melihat kenyataan tersebut, Nata tidak bisa berbuat apa-apa karena ia sendiri tidak ingin merusak hubungan persahabatan mereka karena perasaanya itu. Ternyata kenyataan cinta bertepuk sebelah tangan tidak hanya dirasakan oleh Nata, karena pada dasarnya Annalise juga menaruh hati pada Nata sejak pertama kali mereka saling mengenal. Entah disengaja atau tidak, lingkaran cinta yang dialami oleh ketiga sahabat ini sempat membuat hubungan mereka saling merenggang.

Namun, apakah kerenggangan persahabatan mereka menemukan penyelesaian? Lalu apakah yang terjadi dengan hubungan Niki dan Oliver setelah Niki tahu bahwa cintanya tidak sepenuhnya gayung bersambut? Akankah mereka mendapatkan hati pilihan mereka?

Jawabannya bisa kalian temukan di Novel Refrain ini. Bukan sebuah penyesalan untuk membaca novel ini karena gaya bahasanya yang ringan, alurnya yang sama sekali tidak rumit, membuat pembaca akan mudah memahami isi cerita dengan baik. Tidak ada salahnya kalian memilih novel ini sebagai pengisi waktu luang dan modal untuk menonton filmnya yang mungkin akan launching beberapa bulan ke depan.

Banyak pelajaran yang bisa didapat dari membaca novel ini terutama dalam kisah persahabatan, karena pada dasarnya "tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini, yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya."

Selamat membaca ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sample Gadget 2

Pengikut